Thoughts

Memandang Lebih Jauh

Discalimer: Tulisan ini adalah murni opini saya. Diperuntukkan bagi pembaca yang open-minded, sabar, dan tidak pendendam. Ehehe. Kebetulan Pandji Pragiwaksono sudah membahas lebih detail tentang Reuni 212 dalam vlog terbarunya (Kenapa Pandji Ga Ikut Reuni 212) yang sedikit banyak sejalan dengan pemikiran saya. Jadi, kalau ada yang tidak suka sama Pandji karena sebelumnya dia merupakan… Continue reading Memandang Lebih Jauh

Thoughts

Nilai-nilai yang Dipaksakan

Seingat saya, terminologi intoleran di social media menjadi semakin booming beberapa bulan terakhir ini, tepatnya setelah pilkada Jakarta 2017 berlangsung. Mungkin sebelumnya belum ramai dan jarang digunakan oleh netizen. Biasanya, kata intoleran digunakan untuk mengelompokkan orang atau kelompok yang tidak memiliki pemikiran dan pemahaman yang sejalan dengan kelompok yang menyebutnya demikian. Kenapa saya katakan demikian?… Continue reading Nilai-nilai yang Dipaksakan

Thoughts

Kotak-kotak

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Kotak-kotak. Bukan tentang baju, tetapi tentang pemikiran. Pemikiran untuk melabeli orang. Iya. Judging. Saya sering mendengar bahwa people judge. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa setiap orang memiliki naluri untuk men-judge orang lain dan seringnya kita lupa bersikap bijaksana tentang how to deal with judging. Saya merasa isu perbedaan keyakinan lagi in akhir-akhir ini.… Continue reading Kotak-kotak