Monthly Archives: June 2010
PENGGUNAAN DASHBOARD SEBAGAI ALAT PEMBANTU PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KASUS PEMERATAAN PENGGUNAAN IT UNTUK PENDIDIKAN DI INDONESIA
Target pembaca: semua kalangan terutama yang tertarik dengan kemajuan dunia pendidikan di Indonesia beserta perkembangan IT di Indonesia. Jika lebih dikhususkan, karya tulis ini ditujukan untuk pengembang pendidikan dan IT di Indonesia.
Mengapa Anda perlu membaca karya tulis ini? : Dunia per-BI-an semakin marak di dunia, begitu juga dengan penggunaan dashboard untuk berbagai fungsi dan manfaatnya. Banyak perusahaan-perusahaan besar menggunakan teknologi ini, seperti IBM terutama untuk fungsi monitoring dan sebagai pembantu pengambilan keputusan perusahaan dari informasi yang diberikan oleh dashboard mereka. Sayang sekali, di Indonesia, kesempatan ini sedikit sekali digunakan. Padahal manfaatnya banyak sekali. Oleh karena itu, karya tulis ini memberikan wacana untuk membuka pandangan masyarakat terutama orang-orang yang berhubungan dengan dunia pendidikan dan IT tentang manfaat dan fungsi dashboard di kehidupan negara kita, terutama dunia pendidikan dan IT serta pemerataannya.
A. Latar Belakang
Tahun 2004, Steve Butler dalam bukunya IT Spending: Analyst Views menjelaskan bahwa: Pembelanjaan TI di seluruh dunia diperkirakan tumbuh antara 4% dan 6% setiap tahunnya. US saja tahun 2004 menghabiskan $752 milyar yang diprediksikan meningkat 5.7% pada tahun 2005 atau sebesar $795 milyar. Dari pernyataan dalam buku tersebut, memang tidak dapat dipungkiri dengan semakin berkembangnya teknologi, semakin meningkat pula kebutuhan akan penggunaan IT di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Indonesia juga memiliki budget lumayan besar untuk membelanjakan hardware IT. IT banyak digunakan di mana-mana, dari untuk urusan pemerintahan, sampai kepentingan pribadi lainnya. Pemerintah Indonesia juga menggalakkan penggunaan IT dalam perbaikan pendidikan. Kemudian pertanyaannya adalah, berapa persenkah IT menjangkau sekolah-sekolah atau instansi pendidikan di seluruh Indonesia? Berapakah sekolah yang tidak pernah tersentuh IT dan berapa banyak sekolah yang memiliki IT, tetapi dalam kemiskinan IT, yaitu sedikitnya media IT? Pertanyaan tersebut akan sulit terjawab jika kita tidak dapat melihat kondisi kekinian dan juga kondisi beberapa tahun lalu.
Sebagai contoh: SD River Oaks di Oaksville, Ontario, Kanada, merupakan contoh tentang apa yang bakal terjadi di sekolah. SD ini dibangun dengan visi khusus: sekolah harus bisa membuat murid memasuki era informasi instan dengan penuh keyakinan. Setiap murid di setiap kelas berkesempatan untuk berhubungan dengan seluruh jaringan komputer sekolah. CD-ROM adalah fakta tentang kehidupan. Sekolah ini bahkan tidak memiiki ensiklopedia dalam bentuk cetakan. Di seluruh perpustakaan, referensinya disimpan di dalam disket video interktif dan CD-ROM-bisa langsung diakses oleh siapa saja, dan dalam berbagai bentuk: sehingga gambar dan fakta bisa dikombinasikan sebelum dicetak;foto bisa digabungkan dengan informasi. Lalu, bagaimana dengan Indonesia? Bisakah mencapai keinginan-keinginan yang direncanakan jika pemerataan penggunaan IT saja masih belum dapat dijelaskan.
Pada dasarnya, banyak hal yang dapat kita lakukan lebih cepat jika kita mudah dalam memonitoring keadaan dan dengan cepat dapat menganalisisnya. Dengan melihat perbedaan tempat dan luasnya Indonesia serta tersebarnya banyak sekolah dan instansi pendidikan, diharapkan pemerintah tetap dapat memonitor dan mengetahui keadaan dari setiap daerah tersebut, terkait dengan semangat Indonesia untuk memperbaiki pendidikan.
Dashboard merupakan salah satu teknologi yang menerapkan teknik Business Intelligent di mana banyak digunakan oleh banyak industri dan perusahaan-perusahaan besar karena manfaatnya dalam memberikan informasi dengan mudah. Dashboard dapat menjadi suatu solusi untuk menangani masalah yang dihadapi oleh pemerintah pendidikan Indonesia dan masyarakat yang kurang mengerti keadaan pendidikan di Indonesia, khususnya di tempat-tempat atau daerah-daerah yang lebih spesifik. Dashboard dapat digunakan untuk segala bentuk atau bidang, termasuk dalam bidang pendidikan dan usaha pemerataan penggunaan IT.
B. Identifikasi Masalah
Dengan melihat latar belakang yang ada dan keadaan saat ini, di mana pemerintahan masih belum memahami kondisi dari setiap daerah pendidikan di Indonesia, maka:
- Dashboard seperti apa yang dibutuhkan oleh pemerintah Indonesia, khususnya bagian pendidikan dan pemerataan penggunaan IT di Indonesia?
- Apa saja keuntungan dan kerugian yang ditimbulkan jika dashboard digunakan untuk menangani kasus atau masalah yang dihadapi Indonesia saat ini, yaitu masalah pendidikan dan pemertaaan penggunaan IT di Indonesia?
C. Dasar Teori
1. Business Intelligent
Dari artikel yang diterbitkan oleh Faza Nailul, dikatakan bahwa Bussiness Intelligent adalah sebuah teknik sistem berbasis komputer yang mana digunakan untuk menggali data dan menganalisa kebutuhan bisnis. Teknologi BI memberikan sebuah gambaran historis, saat ini, maupun prediksi masa depan. Fungsi umum dari teknologi Business Intelligent ini adalah untuk melaporkan, mengolah data, analisis, penggalian data, BPM atau Bussiness Performance management, benchmarking, text mining, dan analisa prediktif. Business Intelligent yang kemudian disebut BI ini memiliki keunggulan dalam penerapannya, dari pengelolaan data sampai decision support making. Teknik inilah yang digunakan dalam pembuatan dashboard.
2. Dashboard
Dalam paper Elmi Achelia , Indri Juwita Asmara, Rini Wijayanti, Wildan Maulana, Yan Rianto, dituliskan bahwa dashboard merupakan salah satu solusi untuk penyajian dan visualisasi data. Dashboard adalah suatu model antarmuka sistem informasi yang dianalogikan seperti dashboard sebuah mobil yang mudah untuk dipelajari. Dashboard dapat mengkomunikasikan informasi penting dengan cepat. Setiap pengguna memerlukan akses terhadap informasi yang terstruktur dengan baik dan jelas. Oleh karena itu desain dashboard yang efektif menjadi sangat penting. Sebuah desain yang baik untuk penyajian dan visualisasi data akan memberikan kejelasan mengenai informasi penting yang disampaikan bagi pengguna. Dengan desain yang baik, dashboard yang dibuat akan dapat membantu pengguna dalam mengidentifikasi trend, pola, dan anomali pada data sehingga pada akhirnya dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang efektif.
Dari kutipan di atas, banyak diperoleh informasi tentang pentingnya dashboard, yaitu:
- Mempermudah pembacaan informasi dengan antarmuka sistem informasi yang lebih mudah dipahami juga.
- Dapat mengomunikasikan informasi dengan cepat.
- Membantu analisis keadaan dengan cepat sehingga dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang efektif.
Selain manfaat yang diberikan di atas, terdapat beberapa syarat atau anjuran dalam dashboard, yaitu:
- Tampilan dashboard memudahkan penggunanya dalam membaca informasi, tidak malah menyusahkan.
- Desain dashboard efektif menjadi suatu hal yang sangat penting atau dengan kata lain desain dashboard perlu memperhitungkan sisi ergonomis. Read the rest of this entry